Pages

24 April 2015

Suku Cirebon (Ilmu Budaya Dasar)

Suku Cirebon

Masyarakat Cirebon adalah masyarakat yang lahir dari akulturasi budaya Sunda dan Jawa termasuk lahir dari masa animisme dan dinamisme yang percaya kepada hal-hal yang bersifat kepercayaan. Diantara kepercayaaan itu adalah misal mereka percaya bahwa jika seorang gadis duduk di depan pintu maka gadis tersebut akan sulit menemukan jodoh. Selain itu, jika seorang gadis menyapu tidak sampai bersih dan meninggalkan kotoran maka gadis tersebut diyakini akan memiliki suami yang memiliki jenggot. Seiring perkembangan zaman serta masuk agama Islam, masyarakat Cirebon lebih mulai rasional dalam memandang apapun termasuk persoalan yang ada. Banyak perubahan dalam masyarakat Cirebon yang mengedepankan sikap-sikap rasional dalam menentukan banyak hal dalam kehidupan.

27 March 2015

TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR


Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

Ilmu budaya dasar adalah suatu ILMU yang mempelajari tentang dasar-dasar Kebudayaan, Dan Budaya memang merupakan salah satu jiwa dari nilai-nilai yang ada di masyarakat

22 December 2014

PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT (Rangkuman+Studi Kasus)


Rangkuman:

1.      Pelapisan Sosial

a.      Pengertian Pelapisan Sosial
Pelapisan sosial atau stratifikasi sosial (social stratification) adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertikal (bertingkat). Definisi sistematik antara lain dikemukakan oleh Pitirim A. Sorokin bahwa pelapisan sosial merupakan pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat (hierarkis). Perwujudannya adalah adanya lapisan-lapisan di dalam masyarakat, ada lapisan yang tinggi dan ada lapisan-lapisan di bawahnya. Setiap lapisan tersebut disebut strata sosial. P.J. Bouman menggunakan istilah tingkatan atau dalam bahasa belanda disebut stand, yaitu golongan manusia yang ditandai dengan suatu cara hidup dalam kesadaran akan beberapa hak istimewa tertentu dan menurut gengsi kemasyarakatan. Istilah stand juga dipakai oleh Max Weber.

ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI, DAN KEMISKINAN (Rangkuman)



1)      ILMU PENGETAHUAN
Ada keseragaman pendapat di kalangan ilmuwan bahwa ilmu itu selalu tersusun dari pengetahuan secara teratur, yang diperoleh dengan pangkal tumpuan tertentu dengan sistematis, metodis, rasional/logis, empiris, umum, dan akumulatif.
Menurut Aristoteles: pengetahuan merupakan pengetahuan yang dapat diinderai dan dapat merangsang budi; menurut Decartes: ilmu pengetahuan merupakan serba budi; Bacon danDavid Home: ilmu pengetahuan merupakan pengalaman indera dan batin; ImmanuelKent: Pengetahuan merupakan persatuan antara budi dan pengalaman; dan menurut teoriPhyroo: mengatakan tidak ada kepastian dalam pengetahuan.

15 December 2014

MASYARAKAT PERKOTAAN DAN MASYARAKAT PEDESAAN (Rangkuman+Studi Kasus)


1.     Pengertian Masyarakat
1)      R.Linton : masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan  bekerjasama, sehingga mereka ini dapat mengorganisasikan dirinya berpikir tentang dirinya dalam kesatuan sosial.
2) MJ.Herkovits : masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan mengikuti  satu cara hidup tertentu.
3) J.L.Gilian : masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap dan perasaan persatuan yang sama.
4) S.R.Steinmetz : masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar, yang meliputi pengelompokan-pengelompokan manusia yang lebih kecil yang mempunyai perhubungan yang erat dan teratur.
5) Hasan Sadily : masyarakat adalah golongan besar atau kecil dari beberapa manusia.

WARGANEGARA DAN NEGARA (Rangkuman)

Negara, Warganegara, dan Hukum
A.   NEGARA
Negara merupakan alat dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan manusia dalam masyarakat.
Tugas pokok negara:

·         Mengatur dan mengendalikan gejala kekuasaan asosial dalam masyarakat yang bertentangan
·         Mengorganisir dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan ke arah tercapainya tujuan social

19 November 2014

Individu, Keluarga dan Masyarakat (Rangkuman)

Individu, Keluarga dan Masyarakat

PENDAHULUAN
               Manusia “gregariousness” (mahluk sosial) jadi tidak bisa hidup tanpa bersosialisasi dan hidup tanpa orang lain. Dengan adanya naluri ini, manusia mengembangkan pengetahuannya untuk mengatasi kehidupannya dan memberi makna kepada kehidupannya, sehingga timbul apa yang kita kenal sebagai kebudayaan yaitu sistem terintegrasi dari perilaku manusia dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Manusia disebut mahluk yang berbudaya karena berfungsi sebagai pembentuk kebudayaan, sekaligus dapat berperan karena didorong oleh hasrat atau keinginan yang ada dalam diri manusia yaitu :